Yang Lain

Yang lain saya artikan sebagai yang tidak umum, melawan arus, anti main stream, ora koyo umume, ndeweki, ora podo -tidak 100% begitu sejujurnya, siapa dan apa sih yang absolut di dunia ini? Minimal 51% sudah menjadi cukup untuk dominan, kan? Dan saya sudah melewati ambang 50% +1 untuk jadi manusia yang ndeweki itu. Saya, secara…

Menjelang Subuh 2

   Bagi yang berusaha berkendara sing penting slamet, mengalami musibah sekecil apapun di jalan, menimbulkan pertanyaan-pertanyaan korektif di benak tentang apa yang tak semestinya dan apa yang salah, lalu tumbuh sesal, bahkan rasa bodoh diri. Saya masih sempoyongan, gemetar, seperti lolos dari lobang jarum. Betapa tidak, di area saya jatuh ternyata berdiri pal kilometer yang terbuat dari…

Menjelang Subuh

   Sabtu, 24 September 2016, jam 02.30 saya tergopoh bangun setelah tidur yang tidak benar-benar tidur. Apa hal tak nyenyak tidur hah? Ini dia. Badan serasa lungkrah, isi kepalapun sedemikian penuh menjelang pernikahan adik ipar. Pesiapan fisik dimulai seminggu lalu tapi sepertinya serasa jalan di tempat, padahal tenggat waktu tinggal sehari. Dan, pikiran  jangan ditanya,…

Awal

       Kegelisahan. Buntu. Seperti rasa kebelet, tak nyaman sebelum dihajatkan. Demikian rasa saya ketika kepala serasa isi penuh dengan berbagai hal, namun rasa-rasanya cuma bisa di lahirkan dalam bentuk tulisan. Bicara? Ini dia, saya tak pintar. Saya akui saya punya kecenderungan introvert. Bicara ya butuh koneksi kimiawi yang ‘klik’ pada lawannya agar aman…